1. Dear Guest, Selamat datang ke forum Cycling-Id.com. Silahkan membaca artikel New Members Guide untuk kenyamanan bersama.

Tips Menaklukkan Tanjakan di Bukit dan Gunung

Discussion in 'Touring' started by bagusgowes, May 13, 2015.

  1. bagusgowes

    bagusgowes Well-Known Member

    img_0107.jpg

    Banyak goweser yang anti dan tidak suka terhadap tanjakan/jalan menanjak, bikin pusing, lemas dan menghabiskan tenaga. Bisa dibilang tanjakan itu neraka dan turunan itu bonus atau surga, hehe.. Setiap kali kita bersepeda menemui jalanan turun yang panjang, pasti akan menemui jalanan menanjak.

    Berdasarkan pengalaman saya, maka saya mencoba menulis tips menaklukka tanjakan di bukit/gunung:
    1. Posisi Tubuh
    2. Tangan. Menjaga tangan anda di atas handlebar dan memegang handlebar selebar mungkin akan memberikan pernafasan yang lebih baik dan ingat untuk menekuk siku dan me-rileks-kan tubuh bagian atas anda.
    3. Tubuh bagian atas. Jaga tubuh bagian atas anda untuk tidak banyak bergerak. Sepeda harus stabil dibawah tubuh. Gerakan terlalu banyak akan membuang-buang energi. Dan bahu anda harus terbuka. Jika tidak, akan menekan dada anda dan mengakibatkan pernafasan yang tidak efisien.
    4. Postur tubuh. Memposisikan tubuh dalam posisi duduk akan menguntungkan dalam gowes. Satu-satunya moment untuk bergeser maju dari sadel adalah ketika harus sprint dan melalui tanjakan pendek.
    5. Mengayuh. Kayuhan yang baik adalah kunci untuk menanjak bukit/gunung dengan cepat dan mudah mudah. Gunakan perbandingan gigi yang cukup untuk setiap permukaan. Kemudian, jaga irama gowes anda agar stabil dan halus. Selalu perhatikan teknik mengayuh.
    6. Pernafasan. Jika anda mulai bernapas tidak teratur, coba mengambil napas dalam-dalam dan tahan selama beberapa kayuhan. Lalu sinkronkan pernapasan anda dengan kayuhan pedal. Mulailah dengan mengambil napas setiap kali satu kaki mencapai bagian bawah. Oksigen akan lebih banyak ke peredaran darah dengan pernafasan yang terkendali daripada yang tidak teratur dan terengah-engah atau megap-megap. Pindah tangan anda ke tanduk memungkinkan anda untuk membuka dada dan bernapas lebih mudah.
    7. Berdiri dan bersepeda. Secara umum anda akan menggowes lebih efisien dan lebih cepat saat duduk di sadel. Namun, berdiri di pedal memberi anda kontrol yang lebih baik. Ketika berdiri, stabilkan sepeda dengan lembut dari sisi ke sisi dalam irama. Juga, seimbangkan berat badan anda sedikit di depan pusat pedal dan rileks-kan tubuh bagian atas anda. Goweslah dengan halus dan anggun.
    8. Irama. Saat menanjak, irama anda mungkin akan terganggu. Namun, beberapa orang membiarkan irama menurun, untuk berputar pada putaran ideal anda. Rata-rata 70 rpm dianggap baik.
    9. Pilih Jalur yg terbaik. Seorang pengendara sepeda pemula cenderung untuk memilih jalur untuk menghindari halangan. Tampaknya logis, tapi ini tidak selalu rute terbaik. Ketika anda menanjak, mata anda harus terus-menerus harus melihat trek. Pindahkan pandangan anda dari depan ban anda kek sekitar 4,5 meter di depann, lalu kembali.
    10. Berlatih secara teratur. Latihan teknik menanjak bukit/gunung sesering mungkin. Selalu fokus pada ritme.
    Sumber: Goowes.Co
     
    Soejohny Song, andytio, Arezu and 3 others like this.
  2. umar dani

    umar dani New Member

    Bisa dicoba<terutama no 9 ya....
     
  3. chandkusuma

    chandkusuma Member

    No 10 yg paling penting
     
  4. marceladrian

    marceladrian New Member

    infonya sangat bermanfaat. saya sering naik sepeda ke gunung. lumayan capek, berhubung dilakukan hanya seminggu sekali. info no 9 dan 10 sangat penting
     
  5. bagusgowes

    bagusgowes Well-Known Member

    Terima kasih Om.. Update situs sepeda Indonesia bisa buka Goowes.co
     
  6. bagusgowes

    bagusgowes Well-Known Member

    Okesip!
     
  7. ario3

    ario3 Active Member

    No. 7 sepertinya susah klo.blum dicoba
     

Share This Page