1. Dear Guest, Selamat datang ke forum Cycling-Id.com. Silahkan membaca artikel New Members Guide untuk kenyamanan bersama.

The Fateful Day

Discussion in 'Leo's Cycling Stories' started by red_cyclist, Sep 21, 2015.

  1. red_cyclist

    red_cyclist Rider Sruntulan

    http://cycling-id.com/threads/anggahenggara-crash-need-help.3927/

    Kita semua di forum ini sudah tau kisah almarhum @anggahenggara. Sejak beliau terbaring di RS Pertamedika sampai pada hari beliau dipanggil pada 20 September 2015 kemarin. Tapi saya ingin bercerita sedikit mengenai pagi hari pada 5 September 2015, di mana semuanya itu bermula.

    Hari itu saya, om @nocturn, om @reza105 dan sepupunya, serta om @anggahenggara berkumpul di Bakmi Golek Sentul City. Om @bleukatana2004 yang pada hari itu juga berencana ikut terlambat datang, dan kamipun berangkat duluan. Kami semua gowes dengan tujuan yang sama; km 0, namun saya dan om @nocturn berencana melanjutkan perjalanan ke Pondok Pemburu dari km 0. Konvoi kami berjalan lancar, sampai pada akhirnya kami sampai pada tanjakan. Om @anggahenggara memimpin di depan, sementara saya, om @nocturn, dan @reza105 menemani sepupunya @reza105 yang baru pertama kali gowes ke km 0. Namun pada akhirnya, saya dan om @nocturn meninggalkan mereka berdua dan langsung mencoba mengejar om @anggahenggara. Tidak jauh dari km 0, kami berdua berhasil menyusul beliau dan gowes bareng sampai km 0.

    Kami beristirahat sejenak di warung dan ngobrol-ngobrol sebentar. Setelah beberapa lama, saya dan om @nocturn melanjutkan perjalanan ke Pondok Pemburu dan berpisah dengan om @anggahenggara, tanpa terpikirkan bahwa perjumpaan kami selanjutnya adalah di Emergency Room RS Pertamedika.

    Om @anggahenggara juga melanjutkan perjalanannya menuruni km 0, dan bertemu kembali dengan @reza105 dan sepupunya. Beliau menemani mereka berdua sampai pada titik di mana beliau mengalami bocor ban. Pada saat itu, om @anggahenggara berpamitan dengan mereka berdua, bilang bahwa beliau akan langsung pulang setelah selesai memperbaiki ban. Om @reza105 dan sepupunya pun melanjutkan perjalanan ke km 0 dan om @anggahenggara, begitu selesai memperbaiki ban, kembali melanjutkan perjalanannya menuruni bukit itu dan langsung pulang.

    ----------------------------------------

    Saya dan om @nocturn kembali ke km 0 setelah perjalanan yang menyenangkan di rute Pondok Pemburu, meskipun salah seorang dari kami terpaksa pulang dengan jersey kotor dan brakepad habis. Ketika turun ke km 0, kami bertemu dengan @reza105 dan sepupunya yang berhasil menaklukan tanjakan km 0. Kami tidak banyak berbincang, dan langsung turun kembali ke Bakmi Golek. Namun kami mengambil jalan berbeda, @reza105 dan sepupunya turun melewati jalur Rainbow Hill (rute nanjak sebelumnya, dan rute yang sama dengan om @anggahenggara), sementara saya dan om @nocturn melalui Bojongkoneng. Kami berempat bertemu kembali di Bakmi Golek tanpa selisih waktu yang banyak.

    Kami berempat segera merapikan sepeda dan peralatan kami di mobil masing-masing dan membeli beberapa minuman dan snack untuk recovery. Pada saat itulah, pesan WhatsApp dari om @bleukatana2004 masuk di handphone saya, berbunyi:

    "Tolong cari nomer telpon keluarga Om Aheng. Saya baru ditelpon dari RS Pertamedika dia jatuh di rainbow, katanya tidak sadar."

    Kami semua kaget. Kami segera ingin langsung melihat keadaannya. Saya dan om @nocturn langsung menyalakan mobil dan meluncur ke Pertamedika. Sementara karena @reza105 dan sepupunya harus pulang ke arah Jakarta, saya sarankan mereka langsung pulang saja, nanti saya update kondisinya.

    Di Emergency Room, kami bertemu dengan om @bleukatana2004 dan om Kris, pengelola Bakmi Golek yang membawa om @anggahenggara ke Pertamedika. Berhubung om @bleukatana2004 harus mengejar pesawat, maka saya dan om @nocturn stand by di sana sampai keluarga datang dan memantau terus perkembangan om @anggahenggara di Emergency Room itu.

    The rest of the story, we know....

    Ride in Peace, my friend

    aheng.jpg
     
    t0n0, ario3, Ibet and 15 others like this.
  2. bleukatana2004

    bleukatana2004 Bali 2014 Organiser

    Saya masih ingat pesan almarhum di WA grup pesepeda Bogor malam sebelum hari itu, mengajak gowes ke Km Nol.

    Masih teringat terus perjalanan terakhir ke arah Rangkasbitung dgn Om Aheng dan Om Nocturn.
    Pada perjalanan itu kita janjian bertiga di depan Lottemart Bogor jam 5 pagi. Saya gowes dari sentul sampai disitu jam 5.15 om Aheng sudah nunggu dan kita lanjut jalan untuk ke arah IPB Bogor sekalian menjemput Om Nocturn.

    Masih teringat makan bakso yang sangat enak dgn Om Aheng dalam perjalanan pulang di kota Bogor. Kita berdua sudah sangat lapar sampai tambah dua kali paket bakso-nasi. Setelah makan, Om Aheng bilang sebenarnya dia punya target utk gowes 200 km hari ini dan target itu masih kurang 30an km. Saya sebenarnya sudah ingin pulang akhirnya saya bilang boleh saya temanin untuk melengkapi targetnya tapi gowes ke Km Nol ya... Aheng ketawa gembira dan kita langsung ke KM nol ... panas sekali sudah jam 14 kalau tidak salah.

    Foto Aheng pada perjalan itu bisa dilihat di link Strava berikut
    https://www.strava.com/activities/349214566

    Selamat jalan Aheng, saya sedih tapi sekaligus juga gembira - bersyukurpernah kenal orang yang namanya Angga Henggara.
     
    ario3, Ibet, tbsatrio and 3 others like this.
  3. bleukatana2004

    bleukatana2004 Bali 2014 Organiser

    FullSizeRender (15).jpg
    di depan Alfa Mart perjalanan ke Rangkasbitung
     
    Mancastillo likes this.
  4. bleukatana2004

    bleukatana2004 Bali 2014 Organiser

    saya lihat lihat strava gowes terkhir dgn Aheng 19 Juli 2015
    sebelumnya tidak pernah memperhatikan , kok ini ada segment yang namanya "Aheng's corner"
    Ahengs segment.jpg
     
    ppephe, yogadizz, Mancastillo and 2 others like this.

Share This Page