1. Dear Guest, Selamat datang ke forum Cycling-Id.com. Silahkan membaca artikel New Members Guide untuk kenyamanan bersama.

Sharing: Ngebangun roadbike

Discussion in 'Ngobrol Bebas' started by andredechh, Apr 18, 2020.

  1. andredechh

    andredechh Well-Known Member

    Ijin sharing proses ngebangun roadbike yaa....Silakan kasih komen dan masukannya.

    Ok, mulai dari sedikit latar belakang kenapa saya pengen sharing proses ngebangun roadbike. Buat kebanyakan pehobi sepeda, proses pencarian part sepeda dan apparel, dan asesoris, dan segala hal lain yang berhubungan dengan hobi kita ini sama menariknya dengan kegiatan gowesnya itu sendiri. Contohnya saya kalo mau beli ban baru biasanya lewat proses yang cukup lama mulai dari ngumpulin referensi, cari informasi harga dan yang jual, baru mutusin beli ban yang cocok. Mungkin ada yang pernah baca buku It's All About The Bike (Rob Penn) yang nyeritain pengalaman pribadi sang pengarang ngebangun sepeda impiannya; gimana si pengarang mulai dengan riset panjang, terus mutusin pesan frame custom yang yang bahannya dipilih dan geometrinya dibuat khusus sesuai dengan postur dan riding style-nya. Nggak berenti disitu, Rob juga ngedatengin pabrik-pabrik parts sepeda di beberapa negara yang bakal dipakai di sepedanya (Chris King -US, Cinelli dan Campagnolo - Itali) buat ngobrol langsung dengan orang-orang yang buat partsnya dan ngeliat gimana proses pembuatannya. Sementara proses ngebangun sepeda saya ya cuma ngandalin browsing-browsing dan online shop aja. Cukup cari review atau referensi di internet dan mantengin online store nunggu saat yang pas buat belanja alias SALE.

    Terus ngapain repot-repot ngebangun? Kan enakan beli fullbike? Iya sih beli fullbike pasti nggak seribet ngebangun. Saya cuma sekali ngebangun dari nol, tahun 2008 karena setelah keliling2 toko sepeda di bandung nggak nemu sepeda yang speknya sreg. Hampir semua parts dapat di forum jual-beli Sepedaku.com. Setelah itu kena racun Canyon yang spek, harga dan modelnya cocok buat saya dan sampai sekarang udah 5 full bike dari berbagai genre (2 diantaranya udah dijual). Sempat juga sih kepikiran beli Canyon lagi, tapi pengen sesuatu yang berbeda.

    Jadi...apa alasan nambah roadbike lagi? Sebenernya sih nggak ada alasan teknis yang kuat, argumen yang sah atau cocok dijadiin pembenaran buat nambah sepeda. Lha yang saya pake sekarang udah lumayan mumpuni. It does the job really well 95% of all my ride. Sisa 5% itu ya misalnya pas blusukan dapat jalan yang amburadul, atau ramai sama polisi tidur ngehek...selain kurang nyaman, rasanya nggak tega aja frame carbon disiksa kondisi jalan jelek gitu. Atau momen gowes pas hujan, yang pake carbon brake track pasti ngerasain gimana ngilunya kalo harus hard braking. Mungkin, pembenaran buat nambah sepeda ya Velominati Rule #12 : jumlah sepeda untuk dimiliki n+1 (n=jumlah sepeda yang dimiliki saat ini).

    Ok, sekarang ngomongin kriteria buat roadbike baru; yang pertama harus nyaman, kedua geometri nggak terlalu relax (comfort is king, but speed is addictive), ketiga harus pakai disc brake dan bujet level mid-end. Untuk ngejar comfort, akhir-akhir ini saya lebih condong ke frame dengan material steel atau titanium. Setelah cukup banyak baca review dan cek website merek-merek sepeda, opsi pilihan saya mengerucut jadi:
    1. Lynskey; [pros] kualitas udah terbukti mantap, kalo sale bisa turun harga sampai 40% (langsung di web lynskey atau di salah satu online shop terkenal dari UK), [cons] nggak sreg sama spek full bike nya, misal grupset udah pake ultegra, wheelset biasanya dikorbanin, house brand parts, yang namanya sale pilihan nggak komplit, kurang suka tampilan helix dan tubing yang besar, extra cost lumayan kalo mau finishing yang cakep
    2. Van Nicholas: mirip dengan Lynskey
    3. Canyon Endurace; bukan steel atau Ti tapi layak dipertimbangkan [pros] value for money, kualitas Jerman (frame made in Taiwan), ban 28mm, frame di disain nyaman dan tetap cocok buat ngebut(it's enduRACE) karena saya pernah punya, [cons] udah jadi mainstream brand, price range udah naik dari Endurace saya sebelumny
    4. 5. 6..... dst ada usul lain?
    Pengennya sih dapet frame Enigma HSS atau Speedvagen.....tapi harga nya waadaaw.
    OK, untuk sementara ini dulu, silakan komen dan sarannya.
     
    dasarbule, tato and Fancyboy like this.
  2. Ramen Mk-II

    Ramen Mk-II Well-Known Member

    ujung2nya nyari alasan buat n+1 toh o_O

    g minat frame steel yg classic2 om?
    saya sendiri pas nyari n+1 kemarin naksir surly, atau pias scarab
     
  3. andredechh

    andredechh Well-Known Member

    Nggak terlalu suka frame klasik atau frame baru dengan tampilan klasik kaya bianchi l'eroica atau colnago masters. Kayanya kurang cocok kalo sekali-sekali ikut grup yang kenceng hehe. Surly dan Piaas kayanya lebih pas buat adventure/endurance - nggak sesuai kriteria saya yang masih prefer a bit of racy feel.

    Mengenai n+1, saya selama ini justru ngikutin aturan satu sepeda, speknya aja di maksimalin. Kadang nambah sepeda untuk bandingin mana lebih disukai dan dipertahankan. Yang kurang disukai akhirnya dijual.
     
  4. blowindian

    blowindian Active Member

    ...
    4. Moots vamoots disc
    5. Quirk Durmitor
    6. Fairlight Strael
     
  5. andredechh

    andredechh Well-Known Member

    Vamoots: being Ti frame (and Moots!) harganya sungguh nggak terjangkau. Quirk Durmitor: tubing Columbus Spirit, sayang harganya masih kemahalan buat saya...
    Strael: nah ini! Main tubing Reynolds 853 (setara Columbus Spirit, katanya) mix Reynolds 725. Harga reasonable. Eyelets. What's not to like?

    Thanks info nya om, saya bakal cek strael lebih lanjut.
     
    Last edited: Apr 19, 2020
  6. mullen

    mullen Member

    upload_2020-4-20_23-55-54.png
    hasil iseng2 browsing.
     
    andredechh likes this.
  7. andredechh

    andredechh Well-Known Member

    Lanjut yaa... (maaf nyampah disini hihi)

    Penelusuran lebih jauh mengenai Fairlight Strael info dari om @blowindian membuat pencarian saya lebih fokus ke frame dengan material steel. Kelebihan utama frame besi yaitu kemampuan meredam getaran yang sangat baik. Udah banyak artikel yang ngebahas hal ini, begitu juga rider yang kasih testimoni tentang ride feel frame besi yang smooth. Wah cocok ini untuk memenuhi kriteria #1 NYAMAN. Berikut beberapa kandidat frame besi (disc brake) hasil browsing kemarin-kemarin:
    • Fairlight Strael (tubing mixed Reynolds 853, 725 dan seri lain) - size 51 out of stock, kalo mau order yang versi 2.0 untuk delivery Mei/Juni
    • Genesis Volare 853 2018 (tubing Reynolds 853) - versi Reynolds 931 dengan geometri yang sama dipakai tim balap Madison, lagi sale 50%
    • All-City Zig Zag (proprietary A.C.E. tubing) - All-City ini kayanya lagi hot dan tampilannya atraktif banget, sayangnya belum banyak stok dan rata-rata dijual lewat local bike shop.
    • Ritchey Road Logic (proprietary Ritchey Logic tubing)
    Ok, sementara sekian dulu. Saya bakal cek dan coba bahas geometri di postingan berikutnya....
    :excited:
     
    mullen likes this.
  8. andredechh

    andredechh Well-Known Member

    mullen likes this.
  9. blowindian

    blowindian Active Member

    Dulu sempat mau ambil Genesis krn ada distributornya di Jakarta. Tapi ternyata distributor ga niat. Ga mau masukin seri lain sebelum stok yg ada habis. Padahal cuma punya Croix. Sementara kontak ke Genesis mereka bilang ga bisa kirim krn sdh ada distributor di Indonesia.

    Sekarang ada banyak banget steel disc road bike yg bagus2. Semakin cari tahu semakin susah milihnya. Di UK sendiri saja banyak yg bagus2.

    Dari negara sebelah juga banyak yg bikin ngiler. Sayangnya kebanyakan masuk ke kelas premium mengikuti Baum.
     
    andredechh likes this.
  10. andredechh

    andredechh Well-Known Member

    Perbandingan geometri.
    Canyon Ultimate sebagai sepeda saat ini dan S-Works Tarmac sebagai salah satu frame roadbike terbaik dipakai sebagai reference point.

    [​IMG]

    Gitu aja dulu... analisa to follow hehe

    Sent from my VTR-L29 using Tapatalk
     
  11. andredechh

    andredechh Well-Known Member

    @blowindian, eh ada ya distributor genesis di indonesia? Dimana tuh?
     
  12. blowindian

    blowindian Active Member

    Dulu ada. Barusan saya cari2 kontak dan arsip wa sdh kehapus. Lokasinya di jakarta dan kayaknya bukan toko.

    Itu om [mention]Ferdi Hanafi [/mention] punya genesis juga. Mungkin bisa share info ambil di mana.

    Edit:
    Baru buka2 lagi nemu. Distributornya dulu Maxibikes Jakarta.
     
    Last edited: Apr 26, 2020
    andredechh likes this.
  13. andredechh

    andredechh Well-Known Member

    Sedikit tentang geometri.....(dan keputusan akhir frame yang dipilih!)

    Yang paling mendasar, geometri bisa dijadiin patokan buat nentuin ukuran frame yang cocok buat kita. Biasanya beberapa manufakturer punya size chart sederhana sebagai patokan sizing, contohnya:

    [​IMG]

    Lebih jauh, geometri jadi semacam bocoran mengenai posisi riding dan handling sepeda. Top tube, head tube, bb drop menentukan stack dan reach yang mempengaruhi posisi riding. Sementara karakter handling sepeda dipengaruhi seat tube angle, head tube angle, rake & trail dan wheelbase nya. Salah satu referensi yang cukup lengkap dan gampang dimengerti tentang geometri sepeda: https://www.yellowjersey.co.uk/the-draft/bike-geometry-explained/

    Nah, dari perbandingan geometri yang saya posting sebelumnya saya coba menerawang seperti apa riding position dan handling Volare dan Strael yang saya incer dibanding Ultimate yang sekarang dipakai:
    • Volare: riding position yang lebih upright/relax is a welcome change buat badan yang mulai berkurang fleksibilitasnya [+]. Urusan handling, diatas kertas harusnya sih lebih lincah dibanding Ultimate karena head tube yang lebih tegak dan wheelbase yang lebih pendek [+].
    • Strael: head tube paling pendek (110mm vs ultimate 113mm vs tarmac 126mm vs volare 130mm) tapi stack nya lebih tinggi dibanding ultimate & tarmac karena BB drop nya kecil dibanding. BB drop yang kecil artinya center of gravity lebih tinggi, less stable in cornering [-]. Saya juga nggak yakin suka reach dan wheelbase nya paling panjang, walau mungkin cocok tapi perubahan nya terlalu ekstrim dari sepeda yang sekarang.
    Dari segi geometri, pilihan lebih cenderung Volare.

    Pertimbangan lain:
    • Tampilan: Volare dan Strael sama-sama nggak bisa dibilang istimewa, nggak seperti all-city zig-zag yang eye catching atau paint job semi custom nya Enigma yang cool abis dan ekslusif. Bedanya Volare mencoba sedikit lebih funky, sementara Strael lebih kalem walaupun pake opsi warna orange. Yang penting nggak hitam dof, udah bosen lihat sepeda hitam dof dimana-mana hehe.
    • Material: dua-dua nya pake tubing Reynolds 853 (Strael mixed dengan Reynolds tipe lain), kualitas termasuk sangat baik
    • Harga: Volare dan Strael kisaran harga nya sama, tapi Volare versi 2018 lagi sale 50% [+++]
    Nah, sampai sini..... mungkin saatnya buat order sebelum diskon atau stok nya habis :)
     
  14. andredechh

    andredechh Well-Known Member

    Berikutnya... nentuin wheelset dan grupset.
    Ada saran untuk bujet wheelset 10 jt?
     
  15. blowindian

    blowindian Active Member

    Hunt 34 aero wide disc
     
    andredechh likes this.
  16. mullen

    mullen Member

    Rolfprima seken wkwk
     
    andredechh likes this.
  17. andredechh

    andredechh Well-Known Member

    Rolf menarik sih - saya suka yang nggak mainstream :D
     
  18. mullen

    mullen Member

    Wkwkwkwk iya om, soalnya spoke patternnya lucu2.

    Duh Andai beratku tidak 3 digit.

    Edited: kemaren sempet liat webnya lg sale om.
     
    Last edited: May 2, 2020
  19. andredechh

    andredechh Well-Known Member

    sebelum ngomongin detil spek teknis wheelset, ini ada info non-teknis buat pertimbangan milih merek wheels
    https://intheknowcycling.com/best-carbon-wheelset-for-the-money/

    di artikel itu dibahas latar belakang merek-merek wheelset dilihat dari sudut scope produk, sejauh mana riset dan pengembangan dilakukan, garansi, source parts yang dipakai di produk mereka dan lain-lain. lumayan buat tambah-tambah info mengenai merek-merek yang relatif baru muncul seperti flo, hunts, prime, yoeleo dll
     
  20. andredechh

    andredechh Well-Known Member

    Update: wheelset Shimano RS770 udah diorder sekalian dengan frame genesis volare disc 853. Walaupun RS770 memang udah masuk salah satu kandidat wheelset buat dipasangin di frame volare, tapi jujur aja proses beli nya tuh lebih ke impulse purchase. Pas order frame, liat ada RS770 diskon lumayan gede, klik masuk cart..... dan akhirnya ikut juga saat check out.

    [​IMG]

    OK, regardless wheelset yang udah dibeli, saya mau sharing pertimbangan, referensi dan info yang mempengaruhi pilihan wheelset buat frame volare 853.

    Mulai dari (lagi-lagi) kriteria pemilihannya:
    • harga: kalo bisa dibawah 10 juta
    • berat wheelset dibawah 1700gr
    • tubeless atau tubeless ready
    • preferred profil rim height 25mm atau lebih (biar ngefek buat maintain high speed di jalan datar tapi juga nggak out-of-place buat dibawa nanjak
    Selain kriteria-kriteria yang terukur dan bisa didapat info nya dengan jelas seperti diatas, ada juga faktor yang nggak gampang diukur misalnya: build quality, warranty, design, teknologi (dan lain-lain lagi) yang bisa mempengaruhi pemilihan wheelset.

    Untuk harga dibawah 10jt, banyak pilihan wheelset alloy dari merek terkenal di level mid to top tier diantaranya:
    • DT Swiss CR 1400 25: kualitas dan spek bagus, dengan back-up image DT Swiss yang solid
    • Mavic Ksyrium Pro/Elite: salah satu favorit saya, karena saya pake Ksyrium versi rim brake yang udah terbukti badak dan desainnya menarik. Sayang nya online shop langganan di Jerman nggak bisa ngirim produk mavic ke tempat saya tinggal karena legal restriction.
    • Fulcrum Racing 3 (dan sepupunya Campy Zonda): reviewnya bagus-bagus dan positif. terus terang saya tertarik banget pengen nyoba Fulcrum R3, tapi ya gitu deh...tiba-tiba ambil RS770 haha
    • Shimano RS770: dipasarkan sebagai ultegra level wheelset, walaupun nggak sekeran Fulcrum atau Mavic, tapi saya anggap pilihan aman dengan pertimbangan kualitas parts Shimano lainnya
    Beberapa pilihan lain yang menarik tapi dengan rim height dibawah 25mm: Tune TSR 22, Ritchey WCS Zeta, DT Swiss 1400 21 dll.

    Untuk yang kepengen wheelset carbon tapi nggak mau stretch bujet terlalu jauh, beberapa tahun belakangan muncul merek-merek seperti Flo, Cero, TokyoWheels, Hunt, Prime yang jual wheelset carbon dengan harga mulai dari $800 per set. Dari segi value dan tampilan jelas pilihan yang menarik, tapi untuk saya pribadi dengan bujet 10jt rasanya lebih baik beli wheelset alloy mid to top tier dari merek-merek terkenal. Ini salah satu artikel yang mengulas budget carbon wheelset: https://intheknowcycling.com/the-best-carbon-wheelset-for-the-money-2/
     
    Last edited: May 11, 2020

Share This Page