1. Dear Guest, Selamat datang ke forum Cycling-Id.com. Silahkan membaca artikel New Members Guide untuk kenyamanan bersama.

Know the Climb: KM 0 via Bojong Koneng

Discussion in 'Leo's Cycling Stories' started by red_cyclist, Oct 5, 2014.

  1. red_cyclist

    red_cyclist Rider Sruntulan

    Dapet ide bikin post ini dari om @bleukatana2004, biar yang masih penasaran sama tanjakannya lebih kenal sama tanjakan Bojong Koneng dan bisa buat jadi referensi bagi yang mau ngejajal tanjakan ini.

    Note: di sini pembahasan saya akan banyak pakai data dari Strava untuk jarak dan gradien.

    Oke, jadi tanjakan ini dimulai setelah memasuki jalan kecil, ga jauh dari Taman Budaya. Jarak total tanjakan ini adalah 4.4 km dengan gradien rata-rata 7%.

    Saya punya kebiasaan ngebagi-bagi tanjakan jadi beberapa section, dan buat tanjakan Bojong Koneng ini, saya bagi jadi 4;

    1. First brutal part

    BK first leg.jpg

    Penderitaan pertama itu sejauh 1.3 km dengan gradien rata-rata 8.4%. Di bagian ini sendiri, ada 1 stretch tanjakan sejauh 700 meter dengan gradien rata-rata 11%, di beberapa bagian pendek bisa di atas 15% (bisa diliat di grafik di gambar, di bagian yang di-highlight ada secuil yang kemiringannya paling curam sendiri). Section ini biasanya yang bikin semangat langsung drop, karena bener-bener berada di awal tanjakan, dan di sini ga banyak tempat untuk ambil nafas atau turunin effort, terutama di bagian 700 meter itu, karena curamnya bisa dibilang ga abis-abis.

    Tips utama, jangan sampai hilang momentum. Usahakan crank terus berputar walaupun sudah kehabisan gigi, karena untuk akselerasi lagi di tanjakan ini amatlah susah dan makan banyak tenaga. Section ini selesai setelah ngelewatin tikungan S, setelah itu nanti kita bisa liat ada pemandangan Gunung Salak di sebelah kanan dan ada sebuah lapangan di sebelah kiri. Di sini kita udah masuk section berikutnya.

    2. Recovery/flatter area

    BK Recovery Area.jpg

    900 meter dengan gradien rata-rata 7.7%, well yes, I admit, ini masih nanjak dan lumayan curam. Tapi setelah penderitaan di bagian sebelumnya, bagian ini terasa lebih landai. Dan karena bagian ini lumayan konstan, ga banyak perubahan gradien yang tiba-tiba jadi curam, di sini bisa pasang effort steady sambil tarik nafas, minum, dan ngobrol kalo perlu. Ada beberapa warung juga in case udah perlu refuel...

    Kalo misalnya liat ada sekolah di kiri jalan terus di depannya ada tikungan ke kiri, artinya udah harus siap-siap injek gas lagi.

    3. Second brutal part

    BK second leg.jpg

    Penyiksaan kedua; 1.3 km gradien rata-rata 8.4% (ga tau kenapa cek di Strava angkanya bisa sama persis sama section pertama... ya udah lah ya...)

    TAPI....penyiksaan di sini bener-bener beda dari section pertama yang tadi, karena di sini tanjakannya ga curam terus menerus. Tapi sangat curam --- agak landai --- sangat curam --- agak landai --- sangat curam lagi.... Nah lo... Itu di gambar, yang dilingkarin itu bagian yang sangat curamnya.

    Bagian sangat curam pertama itu setelah ngelewatin sekolah di kiri jalan dan belok kiri yang tadi saya sebut di bagian recovery area, pemandangan berubah menjadi sebuah tembok yang biasanya saya sebut "tanjakan kaget" (secara tanjakannya ngumpet di balik tikungan ya...). Max gradien bisa sampe 18-20%. Susahnya lagi, tembok yang satu ini nggak lurus, nanjaknya sambil belok kanan terus belok kiri di jarak yang pendek.

    Okee, setelah berhasil lewatin tembok pertama, bisa nafas dulu, minum dulu, istirahatin kaki dulu....tapi ga lama sih. Soalnya, abis ini ada tembok kedua yang sama brutalnya, gradiennya juga hampir sama, lokasinya juga di tikungan. Di bagian ini harap hati-hati, karena tikungannya buta (susah ngeliat kendaraan dari arah berlawanan) dan di sisi luar tikungan adalah sebuah jurang! Jadi sebisa mungkin ambil lajur sesuai haknya, jadi kalo ada motor dari arah belawanan sama-sama nggak kaget. Tanjakannya sebenernya ga abis di tikungan, sekitar 50 meter setelah tikungan itu masih nanjak lumayan curam, baru deh abis itu bisa nafas dan minum lagi.

    Naaah, tembok terakhir ini lumayan lurus tapi gradiennya juga sama-sama sadis walopun ga securam 2 tembok sebelumnya. Ditambah di bagian ini ada polisi tidur di tengah-tengah nanjak, itu annoying banget deh. Ga kaya 2 tembok sebelumnya, yang ini kiri-kanan ada rumah-rumah penduduk, jadi ya sering ada yang sliweran di jalan, termasuk ayam kampung. Finishnya di depan sebuah villa yang saya ga inget namanya, tapi yang jelas ada warung di puncak tanjakannya. Beres deh bagian brutalnya, sisanya tinggal ngeluncur ke KM 0.... but wait, there's more!

    4. Finale

    BK finale.jpg

    Sebagai bonus setelah berhasil ngelewatin penyiksaan-penyiksaan sebelumnya, kita disuguhin bagian yang flat, bahkan turunan! Lumayan banget abis keringetan nanjak, kena angin sepoi-sepoi sambil coasting.

    Tapiii, untuk sampai ke finishnya KM 0, masih ada 1 tantangan terakhir; tanjakan sejauh 400 meter dengan gradien rata-rata 9.7%. Berhubung ini tanjakan terakhir, silahkan go all-out. Toh ada warung juga di KM 0-nya huehuehehehe....

    Aaaand that's it, FINISH! Silahkan pesen teh manis dan makan pisang atau pisang goreng untuk refuel.



    BASIC TIPS:

    1. Bagi yang bawa roadbike dan baru mau ngejajal tanjakan ini, sangan direkomendasikan pakai gear ratio yang ringan (bisa crank compact, atau sprocket wide range (11-28, 12-30)).

    2. Jangan zig-zag! Tanjakan ini jalannya sempit, bahaya kalo zig-zag terus ada kendaraan dateng dari arah berlawanan atau dari arah belakang mau nyalip.

    3. Jaga di effort yang sustainable. Percuma di bagian-bagian awal bisa ngebut tapi di tanjakan-tanjakan terakhir udah abis bensin. Terutama karena bagian curam tanjakan ini ada di awal dan mendekati akhir, sementara di tengah relatif lebih landai.

    4. Di musim hujan, pas bagian yang curam-curam sering jadi licin. Di kondisi gini, sebisa mungkin atur traksi ban belakang dengan cara kasih power yang stabil. Sekalinya nge-skid, momentum langsung ilang, dan bahaya kalo tiba-tiba ilang keseimbangan terus jatuh.

    5. Bidon/botol minum bawa sesuai kebutuhan, terutama di hari-hari yang panas karena bakalan banjir keringet dan hidrasi amat sangat vital buat nanjak.

    Tips untuk teknik-teknik dasar nanjak bisa diliat di thread-thread yang sudah ada di sub-forum road bike.
     

    Attached Files:

    Last edited: Oct 5, 2014
    bleui, Ibet, wsaputra and 6 others like this.
  2. emefer

    emefer Active Member

    Jadi makin penasaran om
     
  3. red_cyclist

    red_cyclist Rider Sruntulan

    Silahkan berkunjung om @emefer, bisa janjian di sini atau thread ini kalo mau ke sini biar gowes bareng sekalian :D
     
  4. nocturn

    nocturn Well-Known Member

    Iya neh bikin makin penasaran...
     
    yasiruuu likes this.
  5. red_cyclist

    red_cyclist Rider Sruntulan

    :chainsaw::chainsaw::chainsaw::chainsaw::chainsaw::chainsaw:
     
    yasiruuu likes this.
  6. bleukatana2004

    bleukatana2004 Bali 2014 Organiser

    SAYA juga jadi penasaran , naik BKoneng sesuai dgn tahapan yg digambarkan om @red_cyclist
     
    yasiruuu likes this.
  7. emirr

    emirr Contributing Member

    ga salah lo jd kuncen sono,infonya detail bgt. nais trit le
    :D
     
  8. FunRunner

    FunRunner Rider Srampangan


    Kuncennya yang mana nih benernya?
     
    yasiruuu likes this.
  9. red_cyclist

    red_cyclist Rider Sruntulan

    Yang ini

    Untitled.jpg
     
    yasiruuu likes this.
  10. emirr

    emirr Contributing Member

    ini semua yg postnya innocent klo udh nanjak siap2 ditinggal deh:chainsaw:
     
    yasiruuu likes this.
  11. yogadizz

    yogadizz Raja Modus

    Last edited: Oct 6, 2014
    densoed, tato and red_cyclist like this.
  12. ahmad yusuf

    ahmad yusuf Member

    Sering liat di strava dari jakarta - km 0 pulang pergi bisa 130km pada selesai granfondonya,pengen kesana cma ga tau jalanya haha
     
  13. emirr

    emirr Contributing Member

    tergantung jakarta mananya.lokasi lo dmn emg? sebernya gampang sih jalannya,tinggal lempeng aja
     
  14. ahmad yusuf

    ahmad yusuf Member

    Di Jakarta pusat senen,ia liat di strava jalannya lurus lewatin depok bener ga?
     
  15. emirr

    emirr Contributing Member

    klo dari senen mending lewat dewi sartika-condet-cijantung-sentul-km0.lempeng doang tuh jalannya smpe ngntuk haha
     
  16. ahmad yusuf

    ahmad yusuf Member

    Sip om emir makasih,tar saya coba liat dulu pake map semoga aja ga nyasar haha
    Kadang suka jenuh gowes treknya itu2 mulu scbd,bunderan hi-bunderan senayan
    Biasanya anak2 cid kumpul dimana om kalo gowes ke km 0
     
  17. emirr

    emirr Contributing Member

    biasa janjian di PGC ato di halte dpn mal cijantung
     
  18. ahmad yusuf

    ahmad yusuf Member

    Kalo boleh bagi record punya om stravanya pas kesana buat samain jalurnya biar sama hehe
     
  19. t0n0

    t0n0 Active Member

  20. Ibet

    Ibet Active Member

    wow, such gradient, such pain ~

    awal BK aja udah brutal banget tanjakannya le :')
     

Share This Page